Pengertian, Jenis, & Tujuan Investasi Khusus Pemula

Akhir-akhir ini investasi berkembang pesat karena memiliki berbagai manfaat bagi finansial. Investasi sendiri tidak lepas dari modal, waktu, kemudian nilai keuntungan. Keberhasilan dalam investasi tergantung dari banyak faktor, antara lain:

  • Jenis investasi yang ditekuni
  • Nilai investasi
  • Harga pasar
  • Kondisi perekonomian
  • Faktor x

Sebelum Anda terjun langsung dalam dunia investasi, alangkah baiknya mencari tahu lebih banyak tentang investasi dan bagaimana semuanya bekerja. Selain itu, tentukan apa tujuan Anda dalam melakukan investasi. Apa yang ingin Anda capai dengan investasi? Untuk kuliah di perguruan tinggi? Membeli rumah impian? Pensiun? Pikirkan baik-baik apa yang ingin Anda capai dengan investasi itu.

Terlalu banyak orang menginvestasikan uang dengan mimpi akan menjadi kaya dalam semalam. Itu merupakan ide yang sangat buruk untuk mulai berinvestasi tanpa memikirkan resiko dibalik keuntungan semata. Ingat aturan dasar dari berbisnis yakni resiko rugi dan kenyataan bahwa semua butuh proses dan pembelajaran.

Apa itu Investasi?

Investasi merupakan kegiatan dalam menanam modal pada pihak atau bidang bisnis tertentu secara langsung maupun tidak langsung dengan harapan dalam waktu tertentu pemilik modal dapat mendapatkan sejumlah hasil keuntungan dari penanaman modal tersebut.

Jenis-Jenis Investasi

Ketika orang melihat investasi, ada tiga bidang utama yang bisa dipilih; saham, properti atau uang. Perlu pemahaman lebih sebelum terjun langsung dalam dunia investasi baik dari segi jenisnya, resiko, jangka waktu, hingga perolehan keuntungan yang didapat. Berikut jenis investasi yang perlu Anda ketahui.

Investasi berdasarkan waktu

1. Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek merupakan jenis investasi dengan tujuan untuk memperoleh hasil dalam tempo secepat mungkin. Seperti namanya, jenis investasi ini biasanya memiliki masa atau tempo penanaman modal menuju hasil akhir yang terbilang singkat. Motivasi dalam melakukan investasi jangka pendek biasanya untuk mencoba atau ingin mendapatkan keuntungan sesegera mungkin.

Biasanya investasi jangka pendek biasanya menggunakan modal yang kecil. Target investasi jangka pendek biasanya yang berkaitan dengan kebutuhan harian, mingguan, atau bulanan yang ada di pasar. Bukan tanpa resiko, jenis investasi jangka pendek ini juga tetap memiliki resiko yang nyata.

2. Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang biasanya memiliki objek investasi dengan nilai yang lebih tinggi. Selain itu, perencanaan dalam melakukan investasi jangka panjang harus lebih cermat dan melihat pergerakan nilai beli dan jual secara cermat dalam periode tertentu.

Jenis investasi ini biasanya aset yang memiliki nilai yang tak sedikit. Selain itu, investasi jangka panjang juga memiliki komitmen dan resiko dalam bentuk persentase kecil namun mewakili sejumlah nilai atau bidang yang luas. Modal yang berjalan pada investasi jangka panjang juga biasanya dari beberapa pihak investor dengan nilai yang besar. Keuntungan dari investasi jangka panjang adalah memiliki sejumlah keuntungan untuk masa depan seperti pernikahan, pendidikan anak, kesehatan, maupun sebagai modal segar pada masa depan.

Investasi Berdasarkan Jenis

Banyak jenis investasi yang beredar di masyarakat. Hal terpenting dalam investasi adalah jangan tergiur oleh kampanye keuntungan semata. Anda harus cermat dalam menelaah sebuah proyek investasi sebelum terjun ke dalamnya. Banyak kasus investasi bodong yang bukannya menghasilkan keuntungan, namun malah sebaliknya.

Secara teknis, orang yang mencari tahu pada tahap awal suatu hal, pasti baru memiliki pemikiran dan niat untuk ambil bagian di dalamnya. Baru ingin memulai investasi? Coba dengan berinvestasi pada emas atau properti yang nyata seperti ruko, rumah, maupun usaha yang memiliki target yang jelas seperti bisnis restoran atau penginapan.

Kesalahan Umum Para Investor Pemula

Dalam melakukan investasi, perlu memperhatikan dan mempelajari banyak hal mengenai investasi itu sendiri. Jangan langsung melakukan investasi dengan hanya melihat kesuksesan orang lain atau sekedar menerima ajakan. Ketahui terlebih dahulu potensi dan resiko sebelum terjun langsung dalam dunia investasi. Sekali lagi, jangan tergiur kampanye keuntungan semata tanpa memikirkan resiko yang ada.

Ketika datang untuk berinvestasi untuk pertama kali, banyak investor ingin langsung terjun tanpa memikirkan resiko dan kondisi ekonomi. Sayangnya, tidak sedikit dari investor tersebut yang kurang berhasil. Berinvestasi dalam apa pun membutuhkan beberapa tingkat keterampilan dalam menganalisis kondisi pasar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *