Berbagai Counter Hero Tebal di Mobile Legends

Dalam Mobile Legends, terdapat berbagai role yang diisi oleh hero dengan karakteristik dan kapabilitas tertentu. Setiap hero juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang bergantung pada berbagai kondisi dan kemampuan bermain. Selain itu, pemilihan item juga penting untuk menghasilkan efek yang sesuai.

Ada 5 role dalam aturan game Mobile Legends; ada gold lane, exp lane, mid lane, roam, dan jungler. Kelima role ini memiliki pilihan hero yang banyak. Tentu dengan banyaknya hero pada setiap role dapat meningkatkan persaingan dalam hal strategi saat bertanding.

Berbeda dengan EXP lane yang diisi oleh hero yang memiliki durabilitas dan laning phase yang kuat. Hero-hero berikut ini dipilih untuk fokus memberikan serangan secara intens pada musuh. Terlebih lagi untuk hero yang memiliki HP tebal seperti tank dan fighter. Berikut daftar hero yang biasa digunakan sebagai counter hero tebal di Mobile Legends.

Karrie

Karrie merupakan hero marksman yang awal perilisan menjadi meta dan banyak digunakan dalam mode rank hingga turnamen. Banyaknya pengguna hero ini tak lain karena karrie memiliki berbagai keunggulan dari mulai laning phase yang cukup kuat hingga menjadi asuransi saat late game. Namun penggunaan hero ini harus pintar dalam menjaga posisi karena skill kabur hero ini cuman skill 2 dan itupun tidak terlalu jauh.

Selain itu, karrie juga dikenal dengan kemampuan untuk merontokan setiap armor tank musuh dengan sangat cepat. Jadi saat ada tank yang sudah jadi sekalipun, dengan menggunakan hero karrie ini menjadi seperti kertas. Jadi, hero ini sangat cocok untuk meng-counter hero tebal.

Lunox

Lunox merupakan hero mage yang menjadi langganan MPL dan banyak juga digunakan pada berbagai tingkatan rank. Ini dikarenakan lunox mempunya banyak keistimewaan terutama pada skill-nya. User dengan role mage pasti mengerti kenapa harus memilih hero ini untuk strategi late game.

Namun, hero ini hanya memiliki skill melarikan diri pada ulti kuning. Sedangkan skill lainnya terfokus pada penyerangan dengan penetrasi tinggi. Lunox menjadi mimpi buruk pada hero lawan dengan HP tebal dan mobilitas rendah. Ini dikarenakan serangan skill hero ini berdasarkan persentase HP, jadi akan menguras HP lawan dengan cepat tanpa memandang jumlah nilai HP yang dimiliki.

Miya

Setelah ada perbaikan dan perubahan skill, miya menjadi cukup menakutkan pada musim ini. Selain ultinya bisa menghilang dan mengelakan mayoritas kuncian lawan, hero ini juga terkenal dengan penetrasi dan kecepatam penyerangan yang tinggi. Hero ini cocok dalam serangan mendadak dengan ulti-nya.

Namun dibalik itu semua, hero ini hanya mengandalkan skill 3 untuk melarikan diri. Jadi, saat early game hero ini sedikit kesusahan kalau tidak ada cover dari support/tank. Pada saat late game, hero ini akan menjadi kejutan untuk lawan karena pergerakannya yang sulit ditebak terutama saat menghilang dengan skill 3.

Mayoritas Marksman

Hero dengan role marksman memang diperuntukan untuk mid game hingga late game. Hero dengan tipe marksman juga harus mencari item terlebih dahulu pada awal game supaya terlihat kontribusinya. Ini dikarenakan hero dengan role marksman memiliki itensitas serangan rendah saat early game.

Oleh karena itu, biasanya pada early game hero marksman akan dicover oleh support atau tank satu tim. Terlebih hero marksman juga kurang efektif saat war saat early game. Jadi, saat early game hero dengan role marksman biasanya fokus untuk farming dengan stay di gold lane.

Dyrroth

Walaupun terkenal banyak di pick di rank epic ke bawah, dyrroth ternyata bisa menguras HP lawan dengan cukup cepat. Hero ini akan menjadi counter dari esmeralda dan hero tipe regen/shield yang tebal lainnya. Dalam kondisi 1 vs 1, dyrroth akan membuat hero lawan kehilangan kemampuan regen nya dan ulti yang menakutkan.

Selain itu, hero ini juga sangat baik untuk menculik hero lawan. Hero ini bisa menargetkan hero tertentu dengan kombinasi skill 1 hingga 3 untuk mengunci target. Oleh karena itu, hero ini sekarang banyak digunakan pada mode rank hingga turnamen MPL karena memiliki potensi yang baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *